bukan basa basi blog

Tampilkan postingan dengan label Sports Soccer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sports Soccer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Maret 2014

On 08.13 by Febri Ramadhan in ,
UEFA telah selesai melakukan drawing untuk menentukan penentuan grup klub-klub yang akan bersaing dalam babak perempat final Liga Champions 2013/14. Tim yang saling jegal di babak knockout kedua ini akhirnya ditentukan.

Drawing kali ini akan dilakukan dengan sistem terbuka penuh. Maksudnya, tak ada batasan lagi, semua tim bisa saling bertemu dalam babak ini, termasuk tim-tim yang berasal dari liga yang sama.

Yang menarik dari perempat final musim ini adalah delapan tim yang lolos semuanya merupakan juara di fase grup. Ini pertama kalinya terjadi di Liga Champions dengan format terbaru.

Luis Figo yang merupakan duta final Liga Champions musim ini menjadi sosok utama dalam drawing kali ini bersama Sekjen UEFA Gianni Infantino.

Berikut adalah hasil drawing perempat final Liga Champions musim 2013-14 yang dilakukan di Nyon. Tim yang disebut pertama akan menajdi tuan rumah pada leg pertama.

Dan berikut adalah hasil drawing :


Rabu, 12 Maret 2014

On 08.57 by Febri Ramadhan in ,
Arsenal di Liga Champions akhirnya berhenti di fase 16 besar. Pada leg kedua, mereka bermain imbang 1-1 lawan Bayern Munchen di Allianz-Arena, Rabu dini hari (12/3/14) WIB.
Tandang ke Allianz-Arena, Arsenal berharap bisa mengulang capaian musim lalu di fase Liga Champions yang sama. Tumbang 1-3 di kandang sendiri pada leg pertama, The Gunners berhasil mengalahkan Munchen dengan skor 0-2 pada leg kedua.
Musim ini, The Gunners kembali tumbang di kandang sendiri dengan skor 0-2. Jika berhasil mengulang skor musim lalu di Allianz-Arena, Arsenal setidaknya bisa memaksakan adu penalti.
Sayang, gawang The Gunners justru bobol lebih dulu lewat Bastian Schweinsteiger pada menit ke-55. Asa Arsenal sempat kembali setelah Lukas Podolski menyamakan kedudukan dua menit kemudian.
Namun hingga peluit akhir ditiup sang wasit, dua gol yang dinanti-nanti tak datang. Alex Oxlade-Chamberlain pun harus menerima kenyataan tersingkir dari Liga Champions.
“Saat hasil 0-2 bukanlah hasil yang terbaik di leg pertama, kami tetap mengerahkan kemampuan terbaik kami untuk meraih hasil,” kata Oxlade-Chamberlain seperti dikutip dariBBC.
“Bayern punya kelemahan seperti tim lain dan saat Anda mencetak gol, maka siapapun akan mulai merasa gugup. Saat kami melakukan itu, kami sempat merasa kami punya peluang, tetapi entah bagaimana kami tak bisa mewujudkannya,” sang gelandang melanjutkan.
Munchen memang mendominasi jalannya laga tersebut namun Arsenal beberapa kali berhasil melancarkan serangan balik berbahaya.
“Mungkin kami kurang kualitas dalam penyelesaian akhir. Di papan atas, Anda butuh itu. Para pemain sudah mengeluarkan yang terbaik. Kami boleh bangga untuk perjuangan kami,” pemain berusia 20 tahun itu mengakhiri.
-Bola
On 08.53 by Febri Ramadhan in ,
AC Milan harus mengakui ketangguhan Atletico Madrid.
Milan kalah dari Atletico Madrid  4-1  pada pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champion, di Vicente Calderon, Selasa (11/3/2014).
Mereka pun masuk perempat final dengan keunggulan agregat 5-1.
Atletico lebih dulu membuka selisih melalui Diego Costa pada menit ketiga. Ia menaklukkan Christian Abbiati dengan tendangan voli dari depan gawang, memanfaatkan umpan Koke.
Kaka mengubah angka di papan skor menjadi 1-1 pada menit ke-27. Dari sudut sempit dekat tiang kiri gawang Atletico, Kaka menyundul bola kiriman Andrea Poli. Bola masuk gawang  Thibaut Courtois setelah mengenai Juanfran.
Lima menit menjelang turun minum, Turan memulihkan keunggulan Atletico. Ia menembakkan bola kiriman Raul Garcia dengan kaki kanan bagian luar. Bola melesat masuk gawang setelah mengenai Adil Rami.
Atletico memperbesar selisih menjadi 3-1 melalui Raul Garcia pada menit ke-71. Dengan kepalanya, ia meloloskan bola kiriman Gabi ke sudut kanan bawah gawang Abbiati.
Pada menit ke-85, Diego Costa kembali masuk daftar pencetak gol.
Bermain sebagai tuan rumah, Atletico menggebrak lebih dulu. Serangan perdana membuahkan gol dari Diego Costa.
Milan belum membalas, ketika Diego Godin melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti, yang meleset ke sisi kanan gawang.
Selepas menit kesepuluh, Milan mampu mendesak tuan rumah dan menciptakan tiga peluang beruntun. Dua peluang pertama adalah tembakan Mario Balotelli pada menit ke-16 dan ke-24, yang terblok dan diantisipasi Thibaut Courtois. Sementara peluang ketiga adalah sundulan Kaka yang berujung gol.
Atletico belum menciptakan peluang baru, ketika Kaka menyundul bola kiriman Adel Taarabt ke arah gawang dari tengah kotak penalti. Namun, bola sundulan Kaka kali ini melesat ke atas gawang.
Setelahnya, kedua kubu tak menciptakan peluang, hingga Turan melepaskan tembakan yang berujung gol pada menit ke-40.
Sebelum turun minum, Atletico masih sempat menciptakan dua ancaman melalui Raul Garcia dan Turan. Sementara tembakan Garcia meleset, tembakan Turan dijinakkan Christian Abbiati.
Atletico kembali mengambil inisiatif menyerang pada babak kedua dan berhasil menciptakan tiga ancaman beruntun melalui Diego Costa dan Gabi. Tembakan Diego Costa meleset dan terblok, sementara tembakan Gabi membentur tiang kiri gawang.
Milan kemudian membenahi koordinasi lini tengah dan belakang. Mereka berhasil mendesak lawan dan pada menit ke-60, Balotelli melepaskan tembakan jarak jauh yang terblok.
Atletico membalas ancaman itu melalui Miranda dan Garcia pada menit ke-63. Sementara tembakan Miranda diantisipasi Abbiati, tembakan Garcia meleset.
Setelah tembakan Essien meleset dan usaha Robinho dikandaskan Courtouis, Atletico melancakan serangan yang berujung gol Garcia.
Milan bereaksi cepat membalas serangan itu dan mendapatkan peluang dari Robinho pada menit ke-78. Namun, tembakan Robinho membentur mistar gawang.
Milan terus berusaha mempertahankan tekanannya. Usaha Milan belum membuahkan peluang, ketika Costa mengubah angka di papan skor menjadi 4-1 pada menit ke-85. Namun, Milan tetap berusaha memanfaatkan waktu tersisa untuk mencetak gol.
Usaha Milan akhirnya membuahkan peluang melalui Giampaolo Pazzini dan Kaka pada menit ke-86 dan ke-90. Namun, usaha kedua pemain itu hanya membuahkan tendangan gawang.
Tak lama setelahnya, wasit Mark Clattenburg mengakhiri pertandingan.
Atletico: 13-Thibaut Courtois; 2-Diego Godín, 3-Filipe Luis, 20-Francisco Juanfran, 23-Miranda; 4-Mario Suarez, 6-Koke (26-Diego 82), 10-Arda Turan (11-Cristian Rodriguez 78), 14-Gabi; 8-Raúl García, 19-Diego Costa
Pelatih: Diego Simeone
AC Milan: 32-Christian Abbiati; 13-Adil Rami, 20-Ignazio Abate, 25-Daniele Bonera, 28-Urby Emanuelson; 
15-Michael Essien (11-Giampaolo Pazzini 68), 16-Andrea Poli, 22-Kaka, 27-Adel Taarabt (7-Robinho 46), 34-Nigel De Jong (4-Sulley Muntari 79); 45-Mario Balotelli
Pelatih: Clarence Seedorf
Wasit: Mark Clattenburg

Minggu, 02 Maret 2014

On 10.23 by Febri Ramadhan in ,
Akhir pekan ini akan ada Derby Madrid di Vicente Calderon. Meski Atletico Madrid begitu tangguh di kandang musim ini, namun Real Madrid punya rekor oke di sana yang bertahan lebih dari satu dekade.

Pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu akhir September lalu, Atletico menang 1-0 berkat gol tunggal Diego Costa. Sementara itu Madrid datang ke markas rival sekotanya itu dalam kondisi yang bagus pasca serangkaian hasil-hasil bagus.

Berikut data dan fakta terkait laga tersebut seperti dilansir Opta.

- Atletico Madrid tidak pernah menang dua kali atas Real Madrid di liga sejak 1950/1951, ketika mereka menjadi juara La Liga

- Red and Whites tidak pernah memenangi laga kandang derby dengan Real Madrid 1999, sejak mereka terakhir menang 3-1.

- Atletico menang lebih banyak partai liga di hari Minggu dibanding tim lain musim ini (9) sementara Real Madrid jadi satu-satunya tim yang tak pernah kalah di hari ini.

- Diego Lopez kalah empat kali dari lima laga terakhirnya di liga melawan Atletic

- Tak ada tim lain dalam karier Cristiano Ronaldo di mana ia bisa mencetak lebih banyak gol penalti dibanding ke gawang Atletico Madrid (5).

- Atletico Madrid adalah tim yang belum pernah kalah di kandang musim ini; Real Madrid memenangi paling banyak laga tandang musim ini (9).

- David Villa menjadi pemain pertama di abad 21 yang mencetak gol melawan Real Madrid dengan empat tim berbeda di La Liga.

- Raul Garcia dan Cristiano Ronaldo sama-sama memuncaki daftar topskorer di derby Madrid musim ini dengan masing-masing empat gol.

- Si Putih memenangi enam kunjungan terakhir mereka ke Calderon; catatan terbaik mereka di sana.

- Real Madrid mencetak gol di 15 menit pertama di 9 pertandingan dari 11 kunjungan terakhir ke Vicente Calderon.

- Real Madrid mencetak gol sama banyaknya dengan Atletico di tiga laga terakhir di Calderon (8) di 11 laga derby sejak Atletico promosi

- Atletico Madrid memenangi 11 laga liga mereka musim ini di mana Diego Costa bikin gol (15 gol total).

- Di paruh kedua musim, Real Madrid jadi tim dengan jumlah kebobolan (3) dan menerima tembakan (48) paling sedikit; Atleti masih jadi tim dengan rekor terbaik sepanjang musim ini (19 dan 224).

- Real Madrid memenangi 41 poin dari kemungkinan 45 sejak Xabi Alonso kembali ke tim; delapan lebih banyak daripada Atletico di periode yang sama (33).

- Real Madrid paling banyak mencetak gol dari luar kotak penalti yakni1 6; Atletico, jadi tim paling sedikit.

On 10.19 by Febri Ramadhan in ,
Kemenangan Liverpool atas Southampton menjadi sebuah pesan yang dikirimkan Steven Gerrard kepada para rival di Premier League. The Reds adalah salah satu tim yang layak diwaspadai.

Posisi Liverpool terdongkrak ke peringkat kedua klasemen sementara usai menundukkan Soton tiga gol tanpa balas di St Mary’s Stadium Minggu (2/3/2014) dinihari WIB. Tim besutan Brendan Rodgers itu mengantongi nilai 53 alias berjarak empat poin dengan Chelsea yang kini memuncaki klasemen.

Luis Suarez menjadi pembuka gol untuk kemenangan Liverpool yang jadi tim tamu di laga itu. Raheem Sterling menggandakan keunggulan dan penalti Gerrard memastikan kemenangan.

"Saya yakin banyak tim akan berhati-hati kepada kami karena kami tak bermain di kompetisi Eropa dan berada dalam kondisi bugar pada setiap pertandingan," kata Gerrard kepada Sky Sport.

"Di awal musim kami ingin tetap berada dalam persaingan pada 10 pertandingan tersisa, dan kami masih berada dalam persaingan."

"Chelsea dan Manchester City tetap menjadi favorit, tapi kami hanya tinggal terus berusaha dan mencoba memenangi setiap pertandingan. Dengan pemain kelas dunia seperti Suarez, Anda bisa mengalahkan siapapun."

"Penting untuk tetap tenang dan menghadapi pertandingan berikutnya dengan tenang. Kami tak mempunyai pengalaman tapi kami mempunyai banyak hal baik yang bersama kami," kata Gerrard.

repost - detik

On 10.09 by Febri Ramadhan in
Stoke-on-Trent - Kendati Arsenal menuai kekalahan, manajer Arsene Wengermelihat ada lini yang layak mendapatkan pujian. "Menurut saya penampilan mereka luar biasa," ucap Wenger.

Tampil di Britannia Stadium, Sabtu (1/3/2014) malam WIB, Arsenal gagal mengantongi poin dariStoke City. Mereka kalah 0-1 di tangan The Potters di laga tersebut.

Satu-satunya gol Stoke lahir lewat tendangan penalti --yang didapat setelah Laurent Koscielny handball di dalam kotak. Jonathan Walters yang didapuk menjadi algojo penalti menjalankan tugas dengan baik.

Namun, Wenger sama sekali tak memberi cela kepada anak asuhnya. Dia justru memberikan pujian --terutama untuk lini belakang.

"Menurut saya penampilan para defender sangat luar biasa. Jika Anda perhatikan kesempatan Stoke hari ini bisa dihitung. Mungkin hanya satu umpan yang menemui (Peter) Crouch, tapi kemudian apa lagi yang mereka ciptakan?" ucap Wenger di BBC.

"Tidak ada apa-apa lagi setelahnya dan Anda tidak bisa bilang barisan pertahanan kami tidak tampil bagus."

"Ketika kami berhasil menahan mereka untuk tidak melepaskan umpan-umpan panjang itu, kami mendominasi. Kami beberapa kali menciptakan situasi berbahaya, meskipun kami tidak memiliki peluang bersih."

"Tapi, kemudian mereka mendapatkan penalti itu," keluh Wenger.

detik

Sabtu, 01 Maret 2014

On 11.22 by Febri Ramadhan in , ,


1. PRAKIRAAN PEMAIN

Milan: Amelia; Emanuelson, Rami, Mexes, De Sciglio; Montolivo, De Jong, Kaka, Taarabt, Honda; Balotelli

Juventus: Buffon; Chiellini, Bonucci, Barzagli; Asamoah, Marchisio, Pogba, Lichtsteiner, Pirlo; Llorente, Tevez

2. DATA DAN FAKTA

- Juventus sudah memenangkan 15 dari 17 laga terakhir mereka di Serie A.
- AC Milan mencetak rata-rata 2,5 gol di delapan dari 10 pertandingan kandang terakhirnya di Serie A.
- Juventus mencetak setidaknya dua gol di lima dari enam pertandingan away terakhir di Serie A.
- AC Milan tidak terkalahkan di enam laga kandang terakhir mereka di Serie A. 

3. HEAD TO HEAD

Juventus selalu superior dari Milan di tiga pertemuan terakhir antara kedua tim. Meski patut jadi catatan bahwa tiga kemenangan tersebut diraih di Juventus Stadium. Sedangkan kali terakhir Rossoneri sukses meraih kemenangan atas Bianconeri adalah pada 25 November 2012.

06-10-2013 Juventus 3 : 2 AC Milan
21-04-2013 Juventus 1 : 0 AC Milan
09-01-2013 Juventus 2 : 1 AC Milan
25-11-2012 AC Milan 1 : 0 Juventus
20-03-2012 Juventus 2 : 2 AC Milan 

4. 5 LAGA TERAKHIR

AC Milan:

01-02-2014 AC Milan 1 : 1 Torino
08-02-2014 Napoli 3 : 1 AC Milan
14-02-2014 AC Milan 1 : 0 Bologna
19-02-2014 AC Milan 0 : 1 Atletico Madrid
23-02-2014 Sampdoria 0 : 2 AC Milan

Juventus:

09-02-2014 Verona 2 : 2 Juventus
16-02-2014 Juventus 3 : 1 Chievo
20-02-2014 Juventus 2 : 0 Trabzonspor
23-02-2014 Juventus 1 : 0 Torino
27-02-2014 Trabzonspor 0 : 2 Juventus

Biasa dianggap sebagai duel antar tim papan atas Serie A, AC Milan akan menjamu Juventus di San Siro (03/03) dengan agenda yang sama sekali berbeda.

Tepuruk di peringkat sembilan klasemen sementara dengan 35 poin - menunjukkan perbedaan besar 31 angka dari pemimpin klasemen Juventus - Rossoneri sedikit demi sedikit mulai mampu memutar roda nasib semenjak ditangani oleh Clarence Seedorf, yang ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri, di pertengahan bulan Januari. Mereka sukses mengamankan empat kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan di enam laga terakhir.

Mereka saat ini hanya terpisah enam poin dari rival sekota Internazionale, yang masih aman di posisi kelima di tabel persaingan.

Keikutsertaan Diavolo Rosso di Liga Champions musim depan jelas terancam menyusul kekalahan atas Atletico Madrid di pekan lalu dan mereka menunjukkan kegigihan yang luar biasa usai hasil negatif tersebut, dengan mengalahkan Sampdoria 2-0 di Luigi Ferarris pada giornata ke-25. Tentu saja ini menandakan klub sudah mulai menemukan konsistensi dan identitas di bawah pelatih minim pengalaman.

Dua pemain pinjaman, Adel Taarabt dan Adil Rami saat ini menjadi pemain terbaik yang ada di dalam skuat Milan. Keduanya mencetak gol di dua paruh pertandingan melawan Il Samp untuk membantu tim menang dua kali secara beruntun di liga domestik, pertama kalinya di musim ini.

Kedatangan Seedorf memang tak diragukan lagi membawa angin positif bagi klub. Namun meski kini mereka menyambut kembalinya Mattia De Sciglio, Mario Balotelli, Robinho, serta Valter Birsa dari ruang perawatan, masih sulit bagi tim tuan rumah untuk menaklukkan juara bertahan Italia. 

Juventus sendiri sedikit tidak diuntungkan dengan keikutsertaan mereka di Europa League, yang berarti tim harus memainkan lima laga hanya dalam tempo 16 hari, leg kedua melawan Trabzonspor beberapa saat yang lalu dimainkan hanya tiga hari sebelum duel melawan Milan.

Sebagai tambahan, Bianconeri juga akan menghadapi atmosfer militan dari seisi penonton San Siro, meski mereka kini mengantongi rekor 17 laga tak terkalahkan dan hanya tumbang satu kali di musim ini.

Kemenangan terakhir Antonio Conte dan anak buahnya terjadi kala mereka menghadapi klub yang sedang tampil bagus, Torino, berkat gol di babak pertama dari Carlos Tevez, yang membuat tim sukses memenangkan Derby della Molle dengan skor 1-0.

Juventus tidak akan bisa memainkan Arturo Vidal, yang masih harus menjalani skorsing akibat akumulasi katu. Meski d
emikian, Kwadwo Asamoah sudah bisa dimainkan lagi setelah sebelumnya menderita cedera otot. 

Bola

Jumat, 28 Februari 2014

On 16.14 by Febri Ramadhan in


Tidak hanya kalah dari Olympiakos, Manchester United (MU) juga tampil buruk. ‘Setan Merah’ babak belur di Athena. Hal itu terjadi kala MU bertandang ke kandang Olympiakos dalam lanjutan enambelas besar leg I Liga Champions dini hari tadi.
Arsitek MU David Moyes sempat memberikan harapan bagus untuk para pendukung United ketika memainkan pola 4-2-3-1 kala mengalahkan Crystal Palace 2-0 akhir pekan lalu. Yang menarik dari laga itu, duet gelandang tengah Marouane Fellaini dan Michael Carrick tampil oke.
Carrick melepaskan 135 operan sukses dalam satu pertandingan, yang terbanyak yang bisa dilakukan seorang Premier League musim ini. Fellaini, di sisi lain, tampil cair. Gelandang asal Belgia itu rajin membantu serangan dan turun membantu pertahanan. Fellaini juga memiliki dua kans untuk mencetak gol namun, keduanya berujung pada kegagalan.
MU juga hanya melepaskan 19 crossing sepanjang laga. Ini jauh berbeda dibandingkan dengan ketika melawan Fulham, di mana mereka melepaskan 81 crossing dan akhirnya hanya bermain imbang 2-2.
Sementara Moyes awalnya diprediksi bakal menurunkan taktik dan formasi yang sama seperti melawan Palace. Namun, nyatanya tidak. Manajer asal Skotlandia itu memilih memainkan pola 4-4-1-1 dan kembali mengandalkan serangan lewat sayap via Antonio Valencia dan Ashley Young.
Pola itu terbukti gagal. MU ditekuk Olympiakos 0-2. Jarak antarpemain terlalu jauh dan barisan pertahanan mundur terlalu jauh sampai ke dalam kotak penalti sehingga menciptakan ruang begitu lebar di depan kotak penalti sendiri. Kedua gol Olympiakos pun lahir berkat dua tembakan dari luar kotak penalti.
Fellaini yang tampil bagus akhir pekan lalu duduk di bangku cadangan. Sementara Valencia dan Young relatif tidak terlihat. Young boleh bermain 90 menit, tapi Valencia akhirnya diganti di babak kedua.
Duet gelandang tengah, Carrick dan Tom Cleverley pun tidak berkutik. Jauhnya jarak antarlini membuat mereka gampang terekspos. Tiap kali bola sampai ke tengah, para pemain Olympiakos dengan sigap melakukan closing down.
Ini juga diperburuk dengan seringnya para pemain United kehilangan bola. Squawka mencatat, baik Cleverley maupun Carrick menorehkan nol intersepsi dan tekel, serta nol kali memenangi sundulan dengan lawan.
Masih belum cukup? Dalam catatan Optashot on target pertama United baru hadir di menit ke-89, ketika Shinji Kagawa yang biasa tampil apik di Liga Champions sudah bermain dan serangan mulai berani dilancarkan lewat tengah.
Moyes sendiri mengakui bahwa timnya tampil buruk dan tidak layak untuk menang.

sumber : radaronline.com
On 16.10 by Febri Ramadhan in
Real Madrid meraih kemenangan enam gol berbalas satu atas Schalke pada leg pertama 16 besar LigaChampions di Stadion Gelsenkirchen, Rabu atau Kamis (27/2/2014) dini hari WIB.
Hasil ini membuat langkah Madrid lolos ke perempat final terbuka lebar. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hanya butuh hasil imbang atau tidak kalah lebih dari selisih lima gol pada leg kedua di Santiago Bernabeu, 18 Maret.
Meski tampil di hadapan pendukung lawan, Madrid langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal. Beberapa kali skuad asuhan Carlo Ancelotti itu memperoleh peluang emas untuk mencetak gol.
Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil setelah Karim Benzema mencetak gol pada menit ke-13. Berawal dari umpan cerdik dari Cristiano Ronaldo, Benzema melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang bolanya masuk ke pojok kanan gawang Schalke.
Tertinggal, Schalke berusaha membalas. Satu menit berselang, peluang emas diperoleh Jefferson Farfan. Namun, bola sundulan Farfan masih dapat diantisipasi oleh kiper Madrid, Iker Casillas. Bola hasil tepisan Casillas pun gagal dimanfaatkan Julian Draxler dengan baik karena bola tendangannya masih melayang di atas mistar gawang.
Ingin berusaha menyamakan kedudukan, Schalke justru harus kembali kebobolan pada menit ke-21. Kali ini giliran Gareth Bale yang mengoyak jala gawang Schalke. Meski dikawal ketat oleh dua pemain Schalke, Bale mampu melepaskan tendangan akurat untuk membawa Madrid unggul 2-0.
Selepas turun minum, Madrid masih mendominasi permainan. Bahkan, pada menit ke-52 mereka mampu memperlebar jarak setelah Ronaldo membuat skor berubah menjadi 3-0. Berhasil mengecoh salah satu bek Schalke, Ronaldo melepaskan tendangan kaki kiri keras dari dalam kotak penalti yang tak dapat dihalau Fahrmann.
Gol tersebut membuat semangat para pemain Schalke menurun. Skuad asuhan Jens Keller itu pun terlihat semakin kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Madrid yang dikomandoi oleh Sergio Ramos dan Pepe.
Ingin berusaha memperkecil kedudukan, Schalke justru kembali kebobolan. Giliran Benzema yang sukses menorehkan namanya untuk kali kedua pada pertandingan ini setelah melakukan kerja sama satu dua yang sangat baik bersama Ronaldo pada menit ke-57.
Unggul empat gol tidak membuat para pemain Madrid menurunkan intensitas serangan. Bahkan, pada menit ke-67, Bale mampu memaksa Fahrmann memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali kelima. Gol tersebut diciptakannya setelah menerima umpan terobosan dari Ramos.
Keran gol Madrid ditutup oleh Ronaldo pada menit ke-89. Menerima umpan matang dari Benzema, Ronaldo melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti untuk membawa Madrid unggul 6-0.
Schalke akhirnya mampu mencetak gol hiburan pada injury time melalui torehan Klass-Jan Huntelaar. Gol itu dilesakkannya seusai menerima umpan pemain pengganti, Christian Fuchs. Skor 6-1 untuk Madrid pun bertahan hingga laga usai.
Sepanjang pertandingan, menurut catatan UEFA, Madrid menguasai bola sebanyak 58 persen dan menciptakan 12 peluang emas dari 21 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan enam tembakan akurat dari 10 percobaan.

sumber : berbagai sumber